
PROPOSAL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA
CARIKA GEL (Campuran Daun Sirih dan Silika Gel ) healthy
insole shoes sebagai antibau kaki
BIDANG KEGIATAN :
PKM KARSA CIPTA
Diusulkan oleh :
Lisa Dwi Riyanti (13320072) tahun
angkatan 2013
Kana Rizqiyah (13320046) tahun angkatan 2013
Isna Ambarwati (13320084) tahun angkatan 2013
UNIVERSITAS PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA
SEMARANG
2015
PENGESAHAN PKM-KARSA CIPTA
1. Judul kegiatan : CARIKA
GEL (Campuran Daun Sirih dan Silika
Gel) healthy insole shoes sebagai
antibau kaki
2. Bidang kegiatan :
PKM-KC
3. Ketua Pelaksana Kegiatan :
a. Nama
Lengkap :
Lisa Dwi Riyanti
b. NIM :
13320072
c. Jurusan :
Pendidikan Biologi
d.
Universitas :
Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang
e. Alamat Rumah dan No Tel. /Hp :
Ds.Bumirejo RT 4/RW 3 , Kec.Margorejo, Kab.Pati /085740256358
f. Alamat
email :
Lisadriyanti72@gmail.com
4. Anggota Pelaksana Kegiatan / Penulis : 3 orang
5. Dosen Pendamping
a. Nama Lengkap dan Gelar :
Dyah Ayu Widyastuti, S. Si., M.Biotech.
b. NIDN :
0611039001
c. Alamat Rumah dan No Tel./HP
: Danyang Selatan RT 01
RW 01, Purwodadi-Grobogan
6. Biaya Kegiatan Total
a. Dikti :
Rp 8.914.000
b. Sumber
lain :
-
7. Jangka Waktu Pelaksanaan : 4 bulan
Semarang, 09 Agustus 2015
Menyetujui
Ketua Jurusan Ketua
Pelaksana
Kegiatan
(Prasetyo,
M.Pd) (Lisa
Dwi Riyanti) NIP.098401250 NPM. 13320046
Wakil
Rektor Kemahasiswaan Dosen Pembimbing
(Drs. Supriyono PS, M.Hum.) (Endah Rita S. Dewi, S.Si, M.Si) NIP. 196000521988031001 NIDN. 0623087001
DAFTAR ISI
HALAMAN SAMPUL ...………………………………………………………….i
HALAMAN PENGESAHAN
BAB
1. PENDAHULUAN
BAB
2. TINJAUAN PUSTAKA
BAB
3. METODE
BAB
4. BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN
4.2. Jadwal Kegiatan …………………………………………………………………..8
DAFTAR GAMBAR
GAMBAR 3. Desain Produk
………………………………………………………….....28
DAFTAR TABEL
Tabel 3.4. 1. Uji Kelembaban……………………………………………………………..7
RINGKASAN
CARIKA GEL healthy insole shoes adalah
insole (bagian dalam) sepatu
yang
dikemas agar dapat mengatasi
permasalahan keringat, bakteri dan bau kaki.
Kaki beraroma tidak sedap dan berkeringat dapat menimbulkan
masalah bagi setiap orang tidak hanya untuk diri sendiri tetapi juga mengganggu kenyamanan orang lain. Kaki berkeringat biasanya
disebabkan faktor cuaca panas di siang hari saat beraktivitas, hiperhidrosis,
stress dan pada saat berolahraga
CARIKA GEL
dibuat dengan campuran daun sirih dan kristal silika gel. Daun sirih tanaman
lokal yang mengandung minyak atsiri,
yang berdasarkan beberapa penelitian menunjukkan komponen minyak atsiri mampu
menghambat atau membunuh pertumbuhan bakteri patogen termasuk bakteri penyebab
bau pada kaki. Silika
gel adalah
senyawa
hasil polimerisasi asam silikat, yang tersusun dari rantai satuan SiO4
tetrahedral dengan formula umum SiO2. Di alam senyawa silika
ditemukan dalam beberapa bahan alam, seperti pasir, kuarsa, gelas, dan
sebagainya. Silika gel ini berfungsi
sebagai penjerap uap air pada kaki yang
berkeringat sehingga dapat menjaga kaki agar tidak lembab.
CARIKA GEL healthy insole shoes dibuat agar nyaman
digunakan, dengan ditambah sol karet yang dibentuk sesuai dengan bentuk kaki
dan dapat dibongkar pasang. Sol karet ini memberikan kenyamanan karena memiliki
tekstur yang empuk, yang berfungsi sebagai tumpuan kaki. Insole ini juga memberikan aroma herbal yang menambah kenyamanan
bagi pemakainya. Aroma herbal berasal dari dakron yang direndam dengan rebusan
air daun sirih.
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar belakang
Permasalahan keringat dan bau kaki sering dialami oleh banyak orang dan
membuat orang merasa tidak percaya diri akan hal ini. Kaki adalah anggota tubuh
dengan kelenjar keringat terbanyak sehingga paling beresiko untuk berkeringat
dan menimbulkan bau. Kaki yang beraroma tidak sedap membuat setiap orang merasa
tidak nyaman dan percaya diri pada saat melepas sepatu dan membuka kaos kaki. Kondisi
kaki yang lembab karena tertutup sepatu dan kaos kaki adalah lingkungan yang
sangat baik untuk perkembangbiakan bakteri. Bakteri yang bertemu dengan
keringat akan menyebabkan timbulnya bau dan tidak jarang membuat kaki terasa
gatal dan terserang penyakit. Pada anggota bagian tubuh lain, keringat
sangat mudah menguap karena lokasinya
lebih terbuka dan terpapar udara, sedangkan keringat pada kaki tidak
mudah menguap saat menggunakan sepatu.
Bau
kaki disebabkan oleh dua hal, yaitu bakteri Staphylococcus epidermidis dan
hiperhidrosis.
Staphylococcus
epidermidis merupakan salah satu contoh bakteri normal flora kulit.
Sedangkan hiperdrosis merupakan produksi keringat berlebih. Jika bakteri dan
keringat tersebut bercampur maka akan menghasilkan asam isovaleric yang merupakan
zat dengan bau tidak sedap. Adanya asam isovaleric mengakibatkan bau kaki tetap
tertinggal di dalam sepatu meskipun kita telah melepasnya.
Insole
merupakan bagian dalam sepatu yang berfungsi sebagai bantalan kaki. Sepatu akan
tetap berbau walaupun sudah terlepas dari kaki yang berkeringat jika bakteri Staphylococcus
epidermidis tumbuh dan bercampur dengan keringat.
Oleh karena itu, perlu dikembangkan insole yang mudah dilepas pasang pada sepatu agar memudahkan pengunaanya dan dapat digunakan untuk jenis
sepatu yang lainnya (Agustina, 2013).
Sirih
merupakan tanaman lokal Indonesia karena Indonesia termasuk dalam kawasan
Malesian yang menurut Vavilov
merupakan salah satu pusat keanekaragaman genetika dari delapan pusat
keanekaragaman tanman dunia, termasuk diantanya sirih-sirihan, maka Indonesia
juga merupakan salah satu tempat asal tanaman sirih (Tjitrosoepomoe,
1994). Daun
sirih memiliki khasiat sebagai antibakteri karena mengandung fenol
yang lebih tinggi dari tanaman yang lainnya. Sedangkan kristal silika gel memiliki fungsi yang jarang
diketahui oleh masyarakat. Kristal ini bermanfaat sebagai bahan penyerap air dan menjaga kondisi lingkungan
agar tidak lembab. Oleh sebab itu, kami memilih silika gel sebagai bahan campuran
pembuatan insole sepatu yang nyaman.
Perpaduan kedua bahan tersebut diharapkan dapat mencegah bau kaki karena bakteri dapat
dihambat dengan daun sirih dan kelembaban kaki akibat keringat berlebih dapat dikurangi dengan adanya silika gel.
Rancangan CARIKA GEL dapat menjadi inovasi baru dalam
usaha pembuatan sepatu dengan manfaat lebih dibandingkan insole pada umumnya. Insole
anti keringat dan anti bau ini dapat mengatasi masalah bau kaki yang sering
dialami oleh masyarakat. Insole ini juga dirancang senyaman
mungkin dan memberikan tekstur empuk pada kaki serta beraroma herbal dari daun
sirihnya. Pengemasan dari sepasang insole
ini akan dikemas dengan plastik yang tidak mudah rusak serta sol karet yang
dipilih berwarna warni, agar meningkatkan minat masyarakat untuk
menggunakannya sehingga dapat menjadi peluang usaha baru yang mengangkat
potensi tanaman lokal.
1.2. Rumusan masalah
Berdasarkan latar belakang yang telah diungkapkan
sebelumnya, maka dapat dirumuskan masalah sebagai berikut:
- Bagaimana cara membuat CARIKA GEL healthy insole shoes yang
nyaman digunakan?
- Bagaimana efektivitas CARIKA GEL healthy insole shoes?
1.3. Tujuan Program
Dapat menciptakan produk CARIKA GEL healthy
insole shoes yang dapat digunakan sebagai solusi mengatasi bau kaki.
1.4. Manfaat
Produk CARIKA GEL ini berupa insole
sepatu yang berguna untuk membantu masyarakat
mengatasi permasalahan kaki yang berkeringat dan menimbulkan bau tidak sedap.
1.5. Luaran
Luaran yang diharapkan dari proposal yang kami buat
adalah menghasilkan sepasang CARIKA GEL healthy insole shoes
dengan memadukan daun sirih dan silika gel , serta
dirancang sedemikian rupa agar nyaman digunakan.
BAB 2
TINJAUAN PUSTAKA
2.1. Bau Kaki
Kaki
merupakan salah satu area tubuh yang jarang diperhatikan oleh kita. Baik dari segi kebersihan, kesehatan,
dan keindahannya. Maka tidak jarang, banyak masalah yang timbul akibat kurangnya
perhatian terhadap kaki, seperti bau
kaki (Agustina, 2013).
Timbulnya bau kaki disebabkan oleh adanya hiperhidrosis dan adanya
aktivitas bakteri. Menurut dr. Soediman Sastrodiprojdo
dalam Herdina dan Irwan (2006) hiperhidrosis adalah
suatu keadaan bertambahnya jumlah keringat pada kulit melebihi normal yang
disebabkan dari kenaikan hasil produksi kelenjar keringat ekrin. Keadaan ini
sering menganggu bagi penderita maupun orang lain.
Menurut Agustina (2013) aroma
kaki yang tidak sedap atau yang sering kita sebut dengan bau kaki disebabkan oleh adanya keringat yang bercampur dengan
bakteri pada kulit. Salah satu contoh bakteri tersebut yaitu Staphylococcus epidermidis, yang
merupakan bakteri flora normal kulit. Di dalam keringat terdapat kandungan asam
amino, seperti leusin, valin dan isoleusin. Staphylococcus
epidermidis akan menguraikan
leusin yang terkandung pada keringat dengan bantuan enzim leusin dehidrogenase
untuk memproduksi asam isovalerat. Asam isovalerat merupakan senyawa asam lemak rantai pendek. Senyawa ini paling
banyak diproduksi oleh bakteri pada saat metabolisme yang mengakibatkan bau
kaki dan merupakan senyawa utama menyebabkan bau kaki sebesar 2,3 % (Agustina,
2013).
2.2. Insole Sepatu
Sepatu
adalah kebutuhan yang tidak dapat
ditinggalkan saat ini. Tidak jarang masyarakat terutama pelajar menggunakan
sepatu tertutup yang dapat membuat kaki menjadi
panas dan lembab saat
beraktivitas.
Kondisi tersebut menyebabkan
kaki berkeringat dan menimbulkan
bau tidak sedap. Salah satu bagian pada sepatu yang terletak di bagian dalam merupakan tempat dudukan kaki
dan menentukan kenyamanan penggunanya disebut insole
(Badan Standardisasi Nasional, 2005).
![]() |
2.3. Daun Sirih (Piper betle L)
Sirih atau dalam nama latin Piper betle L. adalah tanaman asli
Indonesia yang telah lama dikenal sebagai salah satu tanaman obat yang memiliki
manfaat yang luar biasa. Bagian dari tanaman sirih yang dimanfaatkan sebagai obat
adalah daunnya. Secara tradisional, sirih dipakai sebagai obat sariawan, sakit
tenggorokan, obat batuk, obat cuci mata, obat keputihan, pendarahan pada
hidung/mimisan, mempercepat penyembuhan luka, menghilangkan bau mulut , dan
mengobati sakit gigi (Harman, 2013).
Tanaman ini tumbuh merambat atau bersandar pada batang pohon lain dan tingginya bisa mencapai 15 m.
Batang sirih berwarna coklat kehijauan, berbentuk bulat, beruas dan merupakan tempat
keluarnya akar. Daunnya tunggal berbentuk jantung, berujung runcing, tumbuh
berselang-seling, bertangkai, dan mengeluarkan bau yang sedap bila diremas (Hermiati et. al., 2013).
Daun sirih memiliki panjang sekitar 5–8 cm dan lebar 2–5 cm. Bunganya majemuk berbentuk
bulir dan terdapat daun pelindung ± 1 mm berbentuk bulat panjang. Pada bulir
jantan panjangnya sekitar 1,5 – 3 cm dan terdapat dua benang sari yang pendek
sedang pada bulir betina panjangnya sekitar 1,5–6 cm dimana terdapat kepala
putik tiga sampai lima buah berwarna putih dan hijau kekuningan. Ekstrak daun
sirih mengandung 4,2% minyak atsiri yang terdiri dari senyawa fenol dan
turunannya, terutama kavikol yang diduga memiliki daya antibakteri (Raden,2010). Berdasarkan beberapa penelitian
menunjukkan komponen minyak atsiri mampu menghambat atau membunuh pertumbuhan
bakteri patogen (Vicky, 2015).
Sirih merupakan tanaman lokal Indonesia karena Indonesia termasuk dalam
kawasan Malesian yang merupakan salah satu pusat keanekaragaman genetika dari
delapan pusat keanekaragaman tanaman dunia, termasuk diantanya sirih-sirihan,
maka Indonesia juga merupakan salah satu tempat asal tanaman sirih (Tjitrosoepomoe, 1994).
Dengan digunakannya sirih dapat meningkatkan potensi lokal di Indonesia ini
sendiri.
2.4. Silika Gel
Silika gel
merupakan salah satu bahan kimia berbentuk padatan yang banyak dimanfaatkan
sebagai adsorben. Hal ini disebabkan oleh mudahnya produksi dan juga bebrapa
kelebihan yang lain, yaitu: sangat inert, hidrofilik, mempunyai kestabilan
termal dan mekanik yang tinggi serta relatif tidak mengembang dalam pelarut
organik jika dibandingkan dengan padatan resin polimer organik (Siti dan Susila, 2010).
Kualitas yang berkaitan
dengan pemanfaataan silika gel ditentukan oleh berbagai faktor, yaitu struktur
internal, ukuran partikel, porositas, luas permukaan, ketahanan dan
polaritasnya. Sifat sebagai penyerap yang disebut juga sifat adsorbtif adalah
karena adanya situs aktif pada permukaan. Kegunaan silika gel yang lazim adalah
sebagai penyerap uap air pada penyimpanan bahan–bahan yang bersifat higroskopis
atau mudah menyerap uap air seperti berbagai produk makanan dan juga obat
obatan. Pada silika gel digunakan sebagai penyerap uap air biasanya ditambahkan
senyawa kobalt sebagai indikator untuk mengetahui kapasitas uap air yang
terserap (Siti dan Susila, 2010).
Silika gel memiliki gugus
silanol pada permukaan yang akan berinteraksi dengan molekul air. Sehingga mengakibatkan
air mengalami deaktivasi pada permukaan silika gel, sehingga pada proses
pemisahan menjadi lemah karena daya resistensinya menurun. (Siti dan Susila,
2010).
Produk ini dinilai akan lebih ekonomis karena dengan bahan dasar
yang mudah didapat seperti silika gel yang bersifat higroskopis dapat menyerap
keringat, insole ini juga dapat digunakan
sebagai pengganti insole sepatu lama
sehingga tidak menimbulkan bau kaki dan tidak perlu
membeli sepatu baru untuk mengganti sepatu yang sudah berbau.
Dengan pemanfaatan tanaman lokal yaitu daun sirih
yang sangat berpotensi sebagai antibakteri yang menjadi keunikan tersendiri
pada insole ini. Produk insole ini akan beraroma herbal pada kaki
sehingga memberi efek nyaman saat di gunakan sebagai pijakan.
BAB 3
METODE
3.1. Alat
Alat yang digunakan
dalam pembuatan CARIKA GEL healthy
insole
shoes adalah :
1.
Gunting
2.
Jarum
dan benang
3.
Mesin
jahit
4.
Lem Fox
5.
Panci
6.
Ember
7.
Kompor
8.
Gas elpiji
9.
Sepatu sampel
10. Pola sepatu
11. Alat tulis
3.2 Bahan
Bahan yang digunakan dalam pembuatan CARIKA GEL healthy insole
shoes adalah :
- Dakron
- Sol karet tipis
- Daun sirih
- Air
- Kristal silika gel
- Kain berpori kasar
3.3 Cara Kerja
- Kegiatan Persiapan; menyiapkan alat dan bahan yang dibutuhkan.
- Kegiatan Pelaksanaan
a.
![]() |
Membuat pola sol karet dan dakron sesuai bentuk yang diinginkan. Dakron yang digunakan adalah dakron yang bertekstur kasar.
b. Membuat rebusan daun sirih.
c.
Rendam dakron dan
sol karet ke dalam air rebusan daun
sirih yang sudah ditiriskan selama
kurang lebih 12 jam, kemudian keringkan.
d.
Susun dakron diatas sol karet yang sudah di pola
kemudian tempelkan dengan menggunakan lem sol.
e.
Menambahkan Kristal silika gel ke seluruh bagian dakron
yang sudah ditempel tadi secara merata. Dua
bungkus kecil silika gel dapat digunakan untuk 1 insole sepatu.
f.
Lapisi bagian
atas dengan kain berpori dan jahit tepi insole
yang sudah disusun seperti diatas.
3.4. Uji Efektivitas
Untuk menguji efektivitas dari CARIKA Gel healthy insole shoes dilakukan dengan
mengambil beberapa sampel dari mahasiswa Universitas PGRI Semarang dan anak
sekolah SMP Sultan Agung Semarang yang mengalami masalah pada bau kaki. Untuk 2
minggu pertama diujikan pada mahasiswa Universitas PGRI Semarang dan 2 minggu
selanjutnya diujikan pada anak sekolah SMP Sultan Agung. Untuk mahasiswa Universitas
PGRI Semarang dilakukan pengujian dengan menggunakan sepatu terbuka sedangakan
untuk siswa SMP Sultan Agung menggunakan pengujian dengan sepatu tertutup. Satu
minggu pertama sepatu yang diujikan tanpa menggunakan CARIKA Gel healthy insole shoes kemudian satu
minggu selanjutnya sepatu diberi CARIKA Gel healthy
insole shoes . Uji efektivitas dilakukan dengan menguji kelembaban pada
sepatu biasa dan pada sepatu yang menggunakan CARIKA Gel healthy insole shoes. Perbandingan ini akan menunjukan laju
pertumbuhan bakteri pada sepatu dimana semakin lembab suatu tempat maka semakin
mudan tempat terseut ditumbuhi bakteri.
Tabel 3.4. 1. Uji Kelembaban
|
Jenis Sepatu
|
Tingkat Kelembaban pada Kaki
|
|
|
Tanpa CARIKA Gel Healthy
Insole Shoes
|
Dengan CARIKA Gel Healthy Insole Shoes
|
|
|
Sepatu Terbuka
|
|
|
|
Sepatu Tertutup
|
|
|
BAB 4
BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN
4.1. Anggaran biaya
|
No
|
Jenis Pengeluaran
|
Biaya (Rp)
|
|
1.
|
Gunting, mesin jahit, panci, ember, kompor, gas elpiji, alat tulis, pola
cetakan insole
|
2.050.000
|
|
2.
|
Dacron, sol karet tipis, daun sirih, air, Kristal
silika gel , kain berpori kasar,sepatu sampel , jarum
dan benang, lem fox.
|
6.669.000
|
|
3.
|
Biaya perjalanan
|
110.000
|
|
4.
|
Biaya administrasi, publikasi, seminar, laporan
|
85.000
|
|
|
Jumlah
|
8.914.000
|
4.2. Jadwal Kegiatan
|
No
|
Kegiatan
|
Bulan 1
|
Bulan 2
|
Bulan 3
|
Bulan 4
|
||||||||||||
|
1
|
Survey bau kaki
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
2
|
Analisis fungsi daun sirih dan silika gel
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
3
|
Desain CARIKA Gel healthy Insole Shoes
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
4
|
Perakitan CARIKA Gel healthy Insole Shoes
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
5
|
Pengujian CARIKA Gel healthy Insole Shoes
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
6
|
Evaluasi uji efektivitas
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
7
|
Penyusunan laporan kegiatan
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
DAFTAR PUSTAKA
Agustina,L.2013.
Formulasi emulgel minyak cengkeh (Oleum caryophilli) sebagai anti bau
kaki:pengaruh carbopol 940 dan sorbitol terhadap sifat fisik dan stabilitas
fisik. Fakultas farmasi Universitas Sanatha Dharma:Yogyakarta.
Harman, D.2013.Efektivitas anti
bakteri ekstrak daun sirih (Piper
Betle Linn) terhadap bakteri Enterococcus
faecalis (Penelitian invitro). Fakultas Kedokteran Gigi
Universitas Hassanudin Makassar:Makassar.
Hermiati, Rafli, dkk. 2013. Ekstrak daun
sirih hijau dan merah sebgai antioksidan pada minyak kelapa.Fakultas Teknik.Universitas Sumatera Utara.
Kusuma,
R. B. 2010. Pengaruh daya antibakteri ekstrak daun sirih (Piper betle L.) terhadap Streptococcus
mutans. Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Surakarta: Surakarta.
Nur, Vicky. 2015. Lawan bau kaki dengan HEROSKI. Universitas Brawijaya. Malang.
Sulastri, S. dan S. Kristianingrum. 2010. Berbagai macam senyawa silika:sintesis
karakterisasi dan pemanfaatan. Fakultas MIPA UNY.Yogyakarta.
Anonim. 2005. Sepatu pengaman dari kulit dengan sol poliuretan dan termoplastik
sistem cetak injeksi. Badan Standardisasi Nasional.
LAMPIRAN
Lampiran 1.
Biodata Ketua, Anggota, Dan Dosen Pembimbing
A. Identitas Diri Ketua
|
1
|
Nama Lengkap
|
Lisa Dwi Riyanti
|
|
2
|
Jenis Kelamin
|
Perempuan
|
|
3
|
Progran Studi
|
Pendidikan Biologi
|
|
4
|
NPM / NIDN
|
13320072
|
|
5
|
Tempat Tanggal Lahir
|
Pati, 21 Maret 1995
|
|
6
|
e-mail
|
Lisadriyanti72@gmail.com
|
|
7
|
Nomor telepon
|
085740256358
|
B. Riwayat Pendidikan Ketua
|
|
SD
|
SMP
|
SMA
|
|
Nama
Institut
|
SD N 1 SOKOKULON
|
SMP N 2 MARGOREJO
|
SMA N 2 PATI
|
|
Jurusan
|
-
|
-
|
IPA
|
|
Tahun
Masuk-Lulus
|
2001-2007
|
2007-2010
|
2010- 2013
|
C. Pemakalah
Seminar Ilmiah Ketua
|
NO
|
Nama Pertemuan Ilmiah / Seminar
|
Judul Artikel Ilmiah
|
Waktu dan Tempat
|
|
1
|
-
|
-
|
-
|
|
2
|
-
|
-
|
-
|
|
3
|
-
|
-
|
-
|
D. Penghargaan
Dari 10 Tahun Terakhir Ketua
|
No
|
Jenis Penghargaan
|
Institusi Pemberi Penghargaan
|
Tahun
|
|
1
|
-
|
-
|
-
|
|
2
|
-
|
-
|
-
|
|
3
|
-
|
-
|
-
|
Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam
biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila
di kemudian hari ternyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya
sanggup menerima sanksi. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk
memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM KC DIKTI tahun
anggaran 2016
Semarang, 06 Oktober 2015
Pengusul/Pembimbing,
(
Lisa Dwi Riyanti )
A.
Identitas Diri Anggota
|
1
|
Nama Lengkap
|
Kana Rizqiyah
|
|
2
|
Jenis Kelamin
|
Perempuan
|
|
3
|
Progran Studi
|
Pendidikan Biologi
|
|
4
|
NPM / NIDN
|
13320046
|
|
5
|
Tempat Tanggal Lahir
|
Kudus, 14 Desember 1995
|
|
6
|
e-mail
|
|
|
7
|
Nomor telepon
|
085640599851
|
B. Riwayat
Pendidikan Anggota
|
|
SD
|
SMP
|
SMA
|
|
Nama
Institut
|
SD N 2 GONDOSARI
|
SMP N 1 GEBOG
|
SMA N 1 GEBOG
|
|
Jurusan
|
-
|
-
|
IPA
|
|
Tahun
Masuk-Lulus
|
2001-2007
|
2007-2010
|
2010- 2013
|
C. Pemakalah Seminar Ilmiah Anggota
|
NO
|
Nama Pertemuan Ilmiah / Seminar
|
Judul Artikel Ilmiah
|
Waktu dan Tempat
|
|
1
|
-
|
-
|
-
|
|
2
|
-
|
-
|
-
|
|
3
|
-
|
-
|
-
|
D.
Penghargaan Dari 10 Tahun Terakhir Anggota
|
No
|
Jenis Penghargaan
|
Institusi Pemberi Penghargaan
|
Tahun
|
|
1
|
-
|
-
|
-
|
|
2
|
-
|
-
|
-
|
|
3
|
-
|
-
|
-
|
Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam
biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila
di kemudian hari ternyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya
sanggup menerima sanksi. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk
memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM KC DIKTI tahun
anggaran 2016
Semarang, 06 Oktober 2015
Pengusul/Pembimbing
(Kana Rizqiyah)
A.
Identitas Diri Anggota
|
1
|
Nama Lengkap
|
Isna Ambarwati
|
|
2
|
Jenis Kelamin
|
Perempuan
|
|
3
|
Progran Studi
|
Pendidikan Biologi
|
|
4
|
NPM / NIDN
|
13320084
|
|
5
|
Tempat Tanggal Lahir
|
Semarang, 16 Desember 1994
|
|
6
|
e-mail
|
|
|
7
|
Nomor telepon
|
083838304762
|
B. Riwayat
Pendidikan Anggota
|
|
SD
|
SMP
|
SMA
|
|
Nama
Institut
|
SDN KALICARI 04
|
SMP N 15 SEMARANG
|
SMA N 11 SEMARANG
|
|
Jurusan
|
-
|
-
|
IPA
|
|
Tahun
Masuk-Lulus
|
2001-2007
|
2007-2010
|
2010- 2013
|
C.
Pemakalah Seminar Ilmiah Anggota
|
NO
|
Nama Pertemuan Ilmiah / Seminar
|
Judul Artikel Ilmiah
|
Waktu dan Tempat
|
|
1
|
-
|
-
|
-
|
|
2
|
-
|
-
|
-
|
|
3
|
-
|
-
|
-
|
D.
Penghargaan Dari 10 Tahun Terakhir Anggota
|
No
|
Jenis Penghargaan
|
Institusi Pemberi Penghargaan
|
Tahun
|
|
1
|
-
|
-
|
-
|
|
2
|
-
|
-
|
-
|
|
3
|
-
|
-
|
-
|
Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam
biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila
di kemudian hari ternyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya
sanggup menerima sanksi. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk
memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM KC DIKTI tahun
anggaran 2016.
Semarang, 06 Oktober 2015
Pengusul/Pembimbing,
(Isna Ambrwati)
A.
Identitas Diri Dosen Pembimbing
|
1
|
Nama Lengkap
|
Endah Rita Sulistya Dewi, S.Si, M.Si
|
|
2
|
Jenis Kelamin
|
Perempuan
|
|
3
|
Program Studi
|
Pendidikan Biologi
|
|
4
|
NPP/NIDN
|
937001100
|
|
5
|
Tempat Tanggal Lahir
|
Salatiga, 23 Agustus 1970
|
|
6
|
e-mail
|
Endahrita@yahoo.co.idBiodata
|
|
7
|
Nomor telepon
|
(0298) 327734
|
B. Riwayat
Pendidikan Dosen Pembimbing
|
Tahun Lulus
|
Jenjang
|
Perguruan Tinggi
|
Jurusan/ Bidang Studi
|
|
1993
|
S1
|
UKSW
|
Biologi Lingkungan
|
|
2004
|
S2
|
UNDIP
|
Ilmu Ternak
|
C.
Pemakalah Seminar Ilmiah Dosen Pembimbing
|
NO
|
Nama Pertemuan Ilmiah / Seminar
|
Judul Artikel Ilmiah
|
Waktu dan Tempat
|
|
1
|
-
|
-
|
-
|
|
2
|
-
|
-
|
-
|
|
3
|
-
|
-
|
-
|
D.
Penghargaan Dari 10 Tahun Terakhir Dosen Pembimbing
|
Tahun
|
Bentuk Penghargaan
|
Pemberi
|
|
2008
|
Dosen
Berprestasi Tingkat Institut
|
IKIP
PGRI Semarang
|
|
2010
|
Ketua
Jurusan Berprestasi Tingkat Institut
|
IKIP PGRI Semarang
|
Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam
biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila
di kemudian hari ternyata dijumpai ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya
sanggup menerima sanksi. Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi
salah satu persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM KC DIKTI tahun anggaran 2016.
Semarang, 06 Oktober 2015
Pengusul/Pembimbing,
Endah
Rita S. Dewi, S.Si, M.Si
NIDN. 0623087001
Lampiran 2. Justifikasi Anggaran Kegiatan
1. Peralatan penunjang
|
Material
|
Jusifikasi
Pemakaian
|
Kuantitas
|
Harga
Satuan (Rp)
|
Jumlah (Rp)
|
|
Gunting
|
Untuk menggunting sol karet dan dakron seuai
pola
|
3
|
Rp 10.000
|
30.000
|
|
Mesin jahit
|
Untuk menjahit kain dengan sol karet dan dakron
|
1
|
1.500.000
|
1.500.000
|
|
Panci
|
Untuk merebus air yang di campur daun sirih
|
1
|
30.000
|
30.000
|
|
Ember
|
Untuk merendam
|
1
|
10.000
|
10.000
|
|
Cetakan Pola kaki
|
Untuk mencetak insole sepatu
|
2 pasang
|
100.000
|
200.000
|
|
Alat tulis (penggaris,
pensil)
|
Untuk menggambar
pola kaki
|
3
|
10.000
|
30.0000
|
|
Kompor gas
|
Untuk memanaskan air dengan daun sirih yang
direbus dalam panci
|
1
|
200.000
|
200.000
|
|
Gas Elpiji
|
Untuk bahan bakar kompor gas
|
1
|
50.000
|
50.000
|
|
Jumlah total
|
2.050.000
|
|||
2. Bahan Habis Pakai
|
Material
|
Jusifikasi
Pemakaian
|
Kuantitas
|
Harga
Satuan (Rp)
|
Jumlah (Rp)
|
|
Dakron
|
Untuk melekatkan silika gel
|
4 meter
|
120000
|
480.000
|
|
Sol karet
|
Untuk bahan dasar insole
|
5 meter
|
200000
|
1.000.000
|
|
Daun sirih
|
Untuk antibakteri
|
3 kilo
|
5000
|
15.000
|
|
Air
|
Untuk merebus daun sirih
|
3 liter
|
-
|
-
|
|
Kain beori
|
Untuk melapisi sol karet dan dakron yan sudah
direkatkan
|
4 meter
|
30000
|
120.000
|
|
Kristal silika gel
|
Untuk menyerap keringat
|
180 sachet
|
600
|
104.000
|
|
Jarum
dan benang
|
Untuk di pasang pada mesin jahit
|
1 pack + 1 rol benang
|
50.000
|
50.000
|
|
Lem Fox
|
Untuk melekatkan sol karet dan dakron
|
2
|
100.000
|
200.000
|
|
Sepatu Sampel
(sepatu terbuka )
|
Untuk mengambil
sampel kelembaban kaki mahasiswa
|
15 pasang
|
100.000
|
1.500.000
|
|
Sepatu Sampel
(sepatu tertutup)
|
Untuk mengambil sampel
kelembaban kaki anak SMP
|
15 pasang
|
200.000
|
3.000.000
|
|
Jumlah total
|
6.669.000
|
|||
3 Perjalanan
|
Material
|
Jusifikasi
Pemakaian
|
Kuantitas
|
Harga
Satuan (Rp)
|
Jumlah (Rp)
|
|
Perjalanan dari rumah ke pasar
|
Untuk membeli daun sirih
|
2 liter
|
10.000
|
20.000
|
|
Perjalanan dari rumah ke toko bahan kimia
|
Untuk membeli
Kristal silika gel
|
2 liter
|
10.000
|
20.000
|
|
Perjalanan dari
rumah ke toko tekstil
|
Untuk membeli dakron
dan kain berpori
|
2 liter
|
10.000
|
20.000
|
|
Perjalanan dari
rumah ke toko
|
Untuk membeli mesin
jahit
|
3 liter
|
10.000
|
30.000
|
|
Perjalanan dari
rumah ke toko alat alat rumah tangga
|
Membeli kompor gas
dan elpigi
|
2 liter
|
10.000
|
20.000
|
|
Jumlah total
|
110.000
|
|||
4. Administrasi, publikasi,
seminar, laporan
|
Material
|
Jusifikasi
Pemakaian
|
Kuantitas
|
Harga
Satuan (Rp)
|
Jumlah (Rp)
|
|
Kertas HVS A4
|
Untuk membuat proposal
|
1 rim
|
28.000
|
28.000
|
|
Kuota Internet
|
Untuk mencari
panduan serta tinjauan pustaka untuk membuat proposal
|
4 GB
|
57.000
|
57.000
|
|
Jumlah total
|
85.000
|
|||
|
Total keseluruhan
|
8.914.000
|
|||
Lampiran 3 Susunan Organisasi Tim kegiatan dan
pembagian tugas
|
No
|
Nama / NPM
|
Program studi
|
Bidang Ilmu
|
Alokasi Waktu (jam/minggu)
|
Uraian Tugas
|
|
1
|
Lisa Dwi Riyanti/13320072
|
S1
|
Biologi
|
21 Jam
|
Pendataan efektivitas produk
|
|
2
|
Kana Rizqiyah/13320046
|
S1
|
Biologi
|
21 Jam
|
Desain dan pengemasan produk
|
|
3
|
Isna Ambarwati/13320084
|
S1
|
Biologi
|
21 Jam
|
Pencarian dan survey harga alat dan bahan
|
Lampiran 4
Surat Pernyataan Ketua Peneliti/Pelaksana
UNIVERSITAS PGRI SEMARANG
Jl. Sidodadi Timur Nomor 24-Dr. Cipto Semarang –
Indonesia
Telp. (024) 8316377 Faks. 8448217 Email: upgrismg@gmail.com Homepage: www.upgrismg.ac.id
SURAT PERNYATAAN KETUA PENELITI/PELAKSANA
Yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama : Lisa Dwi Riyanti
NPM : 13320072
Program Studi : Pendidikan Biologi
Fakultas : Fakultas Pendidikan Matematika Ilmu Pengetahuan Alam dan Teknologi Informasi
Dengan ini menyatakan bahwa proposal PKM KC saya
dengan judul: CARIKA Gel Healthy Insole Shoes yang diusulkan untuk tahun anggaran 2016 bersifat original dan belum pernah dibiayai oleh lembaga atau sumber
dana lain.
Bilamana di kemudian hari ditemukan ketidaksesuaian
dengan pernyataan ini, maka saya bersedia dituntut dan diproses sesuai
dengan ketentuan yang berlaku dan mengembalikan seluruh biaya penelitian
yang sudah diterima ke kas negara
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sesungguhnya dan
dengan sebenar-benarnya
Semarang,
06 Oktober 2015
Mengetahui, Yang
menyatakan,
Pembantu Rektor/Ketua
Bidang kemahasiswaan,
Meterai
6000
Cap dan tanda tangan
Drs. Supriyono P.S, M.Pd. Lisa
Dwi Riyanti
NIP. NIP. 196000521988031001 NPM. 13320072
Lampiran 5.
Gambaran Produk
![]() |
||||||||||||||
![]() |
||||||||||||||
![]() |
||||||||||||||
![]() |
||||||||||||||
![]() |
||||||||||||||
|
||||||||||||||

![]() |
|||
GAMBAR 3. Desain Produk Insole








Tidak ada komentar:
Posting Komentar